Thursday, November 7, 2019

Gempa 5,9 SR Terjadi di Dekat Pembangkit Nuklir Iran

Gempa bumi memiliki kekuatan 5,9 Rasio Richter (SR) mengguncangkan daerah Bushehr, Iran selatan ini hari. Gempa itu berlangsung di dekat tempat beradanya pembangkit listrik tenaga nuklir hanya satu di Iran.



Media Iran memberikan laporan, tidak ada korban atau kehancuran karena gempa itu.

"Gempa tidak berefek pada kegiatan pembangkit," tutur Mahmoud Jafari, manager project di pembangkit nuklir Bushehr bikinan Rusia, seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (19/4/2018).

Baca Juga : Pengertian Diagram

Pusat seismologi Unversitas Teheran mengatakan, pusat gempa ada di daerah Kaki yang jarang-jarang penduduknya, yaitu seputar 80 km. dari pembangkit nuklir Bushehr.

Kepala tubuh genting mengatakan tidak ada korban jiwa atau cedera karena gempa itu.

Bushehr yang mempunyai reaktor 1.000 megawatt yang dibuat oleh Rusia, sudah mulai bekerja semenjak tahun 2011. Pada tahun 2012, pembangkit nuklir hanya satu yang dipunyai Iran itu sudah bekerja dengan kemampuan penuh.

Daerah Iran ada di atas beberapa garis patahan serta sudah diguncang rangkaian gempa semenjak November 2017, saat gempa memiliki kekuatan 7,3 SR tewaskan 620 orang di propinsi Kermanshah, Iran barat. Gempa itu tewaskan delapan orang di Irak.

Baca Juga : Diagram Adalah

Korban jiwa karena gempa bumi yang mengguncangkan Iran sudah makin bertambah jadi lima orang. Berdasar laporan awal tv pemerintah, seputar 120 orang yang lain beberapa luka karena gempa itu.

Gempa dengan magnitudo (M) 5,9 itu mengguncangkan seputar 120 km. tenggara kota Tabriz, di propinsi Azerbaijan Timur pada Jumat (8/11) sebelum jam 02.30 pagi hari waktu ditempat. Demikian dikatakan Pusat Seismologi Iran.

Digolongkan jadi gempa 'sedang", gempa dangkal itu berlangsung pada kedalaman delapan km. serta diikuti oleh lima gempa susulan. Gubernur Propinsi Azerbaijan Timur, Mohammad-Reza Pourmohammadi menjelaskan pada media lokal seperti dikutip kantor berita AFP, Jumat (8/11/2019), paling tidak 30 rumah hancur karena gempa.

Awalnya, tubuh Survey Geologi Amerika Serikat (USGS) sudah keluarkan peringatan mengenai peluang terdapatnya "jumlahnya korban yang relevan serta musibah ini punya potensi meluas".

Iran ada antara pertemuan dua lempeng tektonik besar serta sering alami kegiatan seismik.

Negara ini sudah alami beberapa musibah besar dalam beberapa dekade paling akhir, terhitung di kota kuno Bam, yang hancur oleh gempa bumi hebat pada tahun 2003 yang tewaskan minimal 31.000 orang.

Baca Juga : Jenis Diagram

Pada tahun 1990, gempa dengan magnitudo 7,4 di Iran utara tewaskan 40.000 orang, melukai 300.000 orang serta mengakibatkan 1/2 juta orang kehilangan rumah, mengakibatkan kerusakan beberapa puluh kota serta hampir 2.000 desa jadi puing-puing.

Iran sudah alami paling tidak dua gempa besar yang lain dalam beberapa waktu paling akhir - gempa pada tahun 2005 yang tewaskan lebih dari 600 orang serta gempa pada 2012 yang tewaskan seputar 300 orang.

No comments:

Post a Comment