Kehadiran parkir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan sering disoroti sebab jadi salah satunya penyebab kemacetan. Parkir liar gampang didapati di jalanan Kota Makassar, khususnya di seputar pusat belanja sampai perkantoran.
Pengamatan detikcom, Kamis (13/2/2020), keadaan itu kelihatan di beberapa titik di ruas Jalan Boulevard, Makassar. Parkiran motor sampai kendaraan roda 4 banyak yang mengurai sampai ke pundak jalan.
Baca Juga : Struktur Sosial
Parkir liar di Jalan Boulevard ini mulai ramai di seputar Mal Panakukang. Dengan sigap, beberapa juru parkir liar menunggui serta menyebut pengendara mobil dan motor yang melalui untuk ditempatkan parkir di pundak jalan. Mereka berdiri disamping kiri jalan sekalian menyebut pengendara.
"Parkir di sini sebab lebih dekat jika ingin ke (mal), tinggal nyeberang," tutur salah seorang pengendara motor, Ulil, sekejap sesudah memarkirkan motornya.
Tiap kendaraan roda 2 dikenakan biaya Rp 2.000 untuk sekali parkir. Sesaat, kendaraan roda 4 dikenakan biaya parkir Rp 5.000.
Baca Juga : Pengertian Struktur Sosial
"Saya kerja di (mal), jika di sini lebih irit sampai malam (tarifnya) Rp 2.000, terus dekat jika ingin ke," tutur salah seorang pegawai toko di Mal Panakukang yang malas disebut namanya.
Parkir liar di Jalan Boulevard ini mulai kelihatan ramai pada siang hari, serta mendekati maghrib ruang parkir telah ambil beberapa pundak jalan. Mengakibatkan, jalanan sering macet pada pukul warga pulang kerja.
Parkir liar gampang didapati di Jalan Pengayoman yang tempatnya di seputar Mal Panakukang. Serta ada tempat parkir liar yang tempatnya persis di rambu larangan parkir.
Masih sama dengan di Jalan Boulevard, beberapa juru parkir liar di Jalan Pengayoman ini terlihat bersiaga disamping kiri jalan sekalian arahkan beberapa pengendara.
Baca Juga : Struktur Sosial Adalah
Kehadiran parkir liar di beberapa titik di Kota Makassar ini sering jadi perhatian. Ketentuan berkaitan parkir sendiri telah tertuang dalam Ketentuan Wilayah Nomor 17 tahun 2006.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam beberapa peluang sempat juga menyorot parkir liar yang membuat kemacetan serta mengganggu kenyamanan. Serta Nurdin memandang parkir liar bisa menghalangi investasi sebab mengganggu kenyamanan.
"Itu butuh ditertibkan, intinya kita tegas, jangan (parkir liar), ini pertaturan wali kota telah ada, jangan," kata Nurdin waktu lalu.

No comments:
Post a Comment