Warga dunia tidak pernah terlepas dari narasi takhayul warisan dari nenek moyang. Diantaranya ialah masalah cermin yang konon dapat buka gerbang neraka sampai mencari jodoh.
Narasi takhayul dari beberapa dunia memang menarik untuk diulik. Disatukan detikcom dari beberapa sumber, Senin (28/10/2019), terdapat beberapa cerita takhayul yang terkait dengan cermin.
Baca Juga : Struktur Organisasi
Di negara Meksiko ada satu pantangan di warga mengenai cermin. Masyarakatnya takut untuk gantungkan cermin dengan bertemu.
Cermin yang bertemu akan memberi dampak infinity. Jika dari sisi estetika, sebetulnya ini benar-benar menarik. Bayangan dalam cermin akan mempunyai banyak pantulan yang tidak terhingga.
Tetapi buat warga Meksiko, hal itu malah pamali. Tuturnya, bayangan yang tanpa ada akhir akan buka gerbang neraka. Hingga rumah itu akan kemasukan iblis.
Warga Yahudi punyai takhayul masalah cermin. Mereka yakin jika ada salah satunya bagian keluarga yang wafat, cermin di rumah harus ditutup.
Mereka yakin jika cermin akan memantulkan kembali jiwa orang yang telah mati. Hingga mereka tidak dapat pergi ke akhirat. Ada pula yang yakin jika kelak roh orang itu akan terjerat di dunia cermin.
Baca Juga : Pengertian Struktur Organisasi
Tetapi dalam praktiknya, adat ini dikerjakan agar kebanyakan orang konsentrasi untuk melayat. Tidak ada yang repot untuk bercermin atau lihat tampilan siapa yang terbagus.
Sampai saat ini, ada banyak yang memandang cermin jadi media ke dunia lain. Ini dilandasi dengan keyakinan yang diyakini oleh bangsa Romawi. Jaman dahulu, tidak ada cermin. Kubangan air jadikan alat untuk lihat refleksi serta meramal, terutamanya sebelum peperangan.
Sang peramal akan merapalkan mantra serta lihat hari esok melalui kubangan air. Bila kubangan memunculkan banyak riak karena itu berarti kalah.
Dalam pembicaraan narasi dongeng di Inggris, cermin memang dipakai jadi media ramal. Serta tuturnya, kamu dapat lihat bayangan calon suami di waktu depan.
Baca Juga : Struktur Organisasi Adalah
Narasi ini bernama Old Wives Tale yang kisahnya melegenda semenjak beberapa ratus tahun kemarin. Wives dalam nama ini, tidak hanya berarti istri, mengacu pada wif yang disebut panggilan wanita Inggris jaman dahulu. Sebab tidak ada pena atau kertas untuk tuliskan pertimbangan mereka, perempuan-perempuan jaman old itu akan memberi nasehat melalui narasi takhayul. Narasi mereka selanjutnya di turunkan dari generasi ke generasi.
Beberapa wanita jaman dahulu tuturnya dapat lihat calon suami melalui bayangan cermin. Sang wanita sebaiknya duduk di muka cermin serta lilin sekalian makan apel. Selanjutnya, si wanita harus menyisir rambut. Tuturnya deskripsi suami hari esok akan tampil di belakang pundak dalam pantulan cermin.
Punyai banyak versus, tetapi takhayul mengenai cermin tetap menarik disaksikan. Jika kamu yakin yang mana?

No comments:
Post a Comment