Monday, January 14, 2019

Bisnis Kuliner, Cara Ridho Slank dan Marcello Kenalkan Maluku

Dua musisi Indonesia Ridho Hafiedz (Slank) serta Marcello Tahitoe menjajal peruntungan dalam dunia usaha kuliner dengan buka Warung Katong. Lewat Warung Katong, kedua-duanya ingin memperkenalkan budaya Maluku yang begitu kaya dengan kulinernya yang menggugah hasrat.

Baca Juga : Belajar Melodi Gitar dengan Cara Belajar Melodi Gitar

Dalam info sah yang di terima Pada, Minggu 13 Januari, resto memiliki konsep casual ini terbagi dalam tiga ruang, yakni kopi katong, warung mada, serta porto bar. Tidak tanggung-tanggung, mereka pun menghadirkan koki serta rempah langsung dari Ambon.

Berada di lokasi Setiabudi, Ridho serta Marcello Tahitoe pilih Bandung menjadi kota pertama pembukaan Warung Katong. “Bandung yang masyarakatnya heterogen serta adalah salah satunya kota pelajar, jadi kami ingin tempat ini jadi melting pot tempat mereka.

Lihat Juga : Cara Mudah Belajar Melodi dan Panduan Chord Gitar

Hingga miliki ingatan baik untuk ke depannya” tutur Ridho Hafiedz.  Tidak hanya menu makanan keunikan Maluku seperti nasi lapola serta papeda, Warung Katong pun menyiapkan kopi yang jadi budaya Maluku.

Satu perihal kembali yang tidak dapat dipisahkan dari budaya Maluku, yakni musik. Warung Katong pun menyiapkan panggung untuk bermusik dengan dikurasi langsung oleh Ridho Hafiedz serta Marcello Tahitoe, memberi akses buat rekan-rekan musisi yang ingin bermusik di warung makan ini.

Baca Juga : Belajar Chord Gitar dan Gambar Chord Gitar

Warung Katong ini pula dibuat dengan membawa beberapa pesan, diantaranya ialah kurangi pemakaian plastik sekali gunakan.Warung Katong menyiapkan sedotan tapi cuma ada bila disuruh, dan pemakaian kantong untuk take away. Warung Katong pun ingin membawa kembali budaya “ngobrol” itu kenapa di resto ini tidak menyiapkan wifi. “Tempat kami tidak menyiapkan wifi sebab hidup bukan hanya up-date status. Ngopi ya bercakap," pungkas Ridho Hafiedz.

No comments:

Post a Comment